Rabu, 09 Maret 2011

postheadericon Kulit Putih Alami dan Cerah dengan Jeruk Nipis

Kulit Putih Alami dan Cerah dengan Jeruk Nipis

Setiap orang memiliki warna kulit yang berbeda. Faktor genetik biasanya yang lebih dominan mempengaruhi warna kulit seseorang. Faktor lainnya bisa juga karena iklim dan cuaca.

Kulit wajah adlah bagian yang paling terpenting menurut kaum wanita. Cara membuat wajah agar tampak putih bersih dan menarik bisa dengan perawatan ke dokter, disalon kecantikan, maupun perawatan dirumah.
Dengan jeruk nipis kulit bisa menjadi lebih putih dan segar. Jeruk nipis juga kaya akan gizi seperti zat biflanid, minyak atsirilimonen, as

am sitrat, linalin asetat, dan fellandren yang dapat menyembuhkan penyakit batuk, menurunkan demam, dan membuat suara merdu.Kandungan Vitamin C dalam jeruk nipis ini membuat kulit menjadi putih halus, kencang, dan mencerahkan kulit.

caranya:
1. Bisa dengan mengkonsumsi jeruk nipis, agar vitamin C nya bisa diserap oleh tubuh secara maksimal.
2. Mengusap potongan jeruk nipis pada wajah atau kulit yang diinginkan secara rutih setiap hari.

READ MORE - Kulit Putih Alami dan Cerah dengan Jeruk Nipis

postheadericon Resep Menghilangkan Selulit dengan Ampas Kopi

ak perlu pusing lagi mencari krim yang ampuh untuk mengatasi selulit di paha, perut, dan bokong Anda. Ternyata Anda bisa dengan mudah meracik sendiri ‘obatnya’. Bahan utamanya: ampas kopi!

Tak peduli berapa umur Anda, apa jenis kulit Anda, dan berapa berat badan Anda, selulit selalu jadi musuh besar. Ia biasanya muncul di paha, perut, dan bokong, yang membuat kulit kita terlihat bergaris-garis kasar bak kulit jeruk. Selama bertahun-tahun, wanita di seluruh dunia mencari berbagai krim dan obat untuk menghilangkan selulit. Padahal, hanya berbekal serbuk kopi, kita bisa meracik ramuannya sendiri, lho.

Salah satu metode yang paling ampuh untuk menghilangkan selulit adalah pijat. Dengan pijat, sirkulasi darah jadi lebih lancar, dan sel-sel lemak bisa lebih mudah dihancurkan.

Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa krim antiselulit yang dianggap paling ampuh adalah yang mengandung kafein. Ternyata kafein bisa melebarkan pembuluh darah, sehingga sirkulasi dan aliran darah menjadi lebih lancar. Kafein juga bisa mengurangi kadar penimbunan air, yang merupakan salah satu penyebab terdorongnya lemak ke kulit dan menjadi selulit.

Dua fakta ini jadi cukup bukti untuk meyakinkan kita bahwa salah satu solusi paling ampuh menghadapi selulit adalah pijat dengan ramuan yang mengandung kafein. Ini resepnya.

Resep 1
1 cangkir ampas kopi yang masih baru
1 putih telur
1 sendok makan minyak zaitun
Campurkan bahan-bahan di atas dan gunakan untuk memijat bagian tubuh Anda yang berselulit. Pijat dengan gerakan memutar, kemudian bilas. Ramuan ini juga bisa dioleskan ke selulit, kemudian ‘bungkus’ bagian tersebut dengan plastik dan diamkan selama 5-10 menit. Untuk hasil yang optimal, lakukan ritual ini 3 kali seminggu.

Resep 2
1/4 cangkir ampas kopi hangat
1 sendok makan minyak zaitun
Campurkan bahan-bahan di atas, kemudian balurkan ke atas loofah atau handukwash lap sebelum memijat bagian yang berselulit. Lakukan 2 kali seminggu.

Resep 3
Campurkan ampas kopi dengan sabun cair atau body lotion. Balurkan ke tubuh, diamkan beberapa menit, lalu bilas. Lakukan setiap hari.

Sumber

READ MORE - Resep Menghilangkan Selulit dengan Ampas Kopi
Selasa, 08 Maret 2011

postheadericon Agrinex Jcc

5 Maret 2011

Rencananya sih mo ke pameran ma "Yani", tapi ngedadak dia ngundurin diri alias ga jadi,,,hehe
ya sudlah, calling2 deh ma fahmi & iam.
KTP sih jakarta, tapi ga tau tuh rute jalan dijakarta,,,hahaha
Rencananya mau ke JCC, Ehm masih daerah senayan sih, berenti di halte GBK
(Gelora Bung Karno) ah. wah ternyata banyak orang. pikir aku pada mau ke agrinex semua, ternyata hahahaha,, mo pada ke islamic book fair, boleh lah pulang dari agrinex kesana.

dan ini lah dokumentasinya






READ MORE - Agrinex Jcc
Selasa, 01 Maret 2011

postheadericon Hari Ini

1 Maret 2010,

23 tahun yang lalu, aku belum lahir, ya jam ini aku belum lahir, karena aku lahir jam 9 malam.
Malam nanti usiaku bertambah, yang berarti jatah hidupku di dunia ini berkurang.



tak banyak yang bisa aku ungkapkan,
hanya syukur pada sang pencipta, ALLAH SWT,
yang masih memberiku nikmat hingga saat ini.
Juga terimakasih kepada orang orang yang memberi ucapan padaku,
READ MORE - Hari Ini
Selasa, 22 Februari 2011

postheadericon Sosok yang menjauhi nikmat dunia

Abu Dzar r.a adalah sosok bagi para penikmat hidup tidak dengan bergelimang harta. Dia adalah seorang sahabat Nabi yang ingin sekali menjadi orang beriman yang paling dekat posisinya dengan Rasulullah SAW di yaumil hisab kelak. Sifat yang begitu sangat menjauhi dunia ini adalah sebagai bukti kecintaan dan kesungguhannya dalam mengikuti jejak kekasihnya yaitu Rasulullah SAW. Nabi pernah bersabda “Orang yang paling dekat diantara kalian dariku di hari kiamat, adalah yang keadaan hidupnya ketika meninggal dunia, seperti keadaannya ketika aku meninggalkannya untuk mati”. HR. Ibnu Sa’ad.

Abu Dzar r.a sering mengingatkan orang orang yang sudah mulai berusaha meninggikan bangunan rumahnya. Sudah mulai melebarkan area ternak kambing dan untanya. Atau bila ada sahabatnya yang sudah duduk memangku jabatan di pemerintahan maka ia akan berusaha menjauh dan enggan duduk berlama lama dengan mereka. Hal ini memang nampaknya aneh dan berlebihan tapi inilah jalan hidup yang dipegang kokoh oleh Abu Dzar hingga akhir hayatnya.

Pernah suatu hari Abu Dzar r.a mendatangi satu halaqah terdiri dari orang orang Quraisy yang sedang membuat sebuah majelis di dekat masjid di Kota Madinah. Abu Dzar datang dengan penampilan yang wajahnya menunjukkan kesengsaraan hidup , dibalut dengan pakaian yang compang camping, rambut yang lebat dan badan yang kurus. Ketika sudah ada hadapan orang orang maka ia berkata “Berilah kabar gembira bagi orang-orang yang menyimpan kelebihan hartanya, dengan ancaman adzab Allah berupa dihimpit batu yang amat panas karena batu itu dibakar diatas api, dan batu itu pun diletakkan di dadanya sehingga sampai tenggelam padanya sehingga batu panas itu keluar dari pundaknya. Dan juga diletakkan batu panas itu di tulang pundaknya sehingga keluar di dadanya, demikian terus sehingga batu panas itu naik turun antara dada dan tulang pundaknya.”

Tak ada satu orangpun yang berani unjuk suara dan mereka hanya menundukkan kepala. Nampak pula diwajah orang orang tersebut perasaan tidak suka dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Abu Dzar r.a. merasa tidak mendapat tanggapan maka Abu Dzar beranjak pergi dan duduk menyendiri sambil terus membasahi lidahnya dengan berzikir ,meski orang orang tidak suka dengan ucapan Abu Dzar tapi mereka tidak berani mencelanya karena orang orang Madinah mengetahui dengan pasti kedudukan Abu Dzar r.a dimata Rasulullah SAW. mereka tidak mau sembarangan berucap kepada Sahabat yang terkenal zuhud dan wara’ ini.

Tiba tiba datang seseorang mendekati Abu Dzar yang duduk menyendiri dan mengucapkan salam, sahabat Nabi inipun menjawab salam. Orang itu berkata “Aku melihat, mereka yang duduk di halaqah itu tidak suka dengan apa yang engkau ucapkan. “ ,Abu Dzarpun menjawab” Mereka itu adalah orang-orang yang tidak mengerti sama sekali. Sesungguhnya kekasihku Abul Qasim pernah memanggil aku dan akupun segera memenuhi panggilan beliau. Maka beliaupun menyatakan kepadaku Engkau lihat gunung Uhud itu ?”


Aku melihat gunung itu dalam keadaan diterpa oleh sinar matahari pada punggungnya, dan aku menyangka beliau akan menyuruh aku untuk suatu keperluan padanya. Maka aku menjawab pertanyaan beliau : “Aku melihatnya.” Kemudian beliaupun bersabda “Tidaklah akan menyenangkan aku kalau seandainya aku punya emas sebesar itu, kecuali bila aku shodaqahkan semuanya sehingga tidak tersisa daripadanya kecuali tiga dinar (untuk keperluanku)”.

Selanjutnya Abu Dzar menyatakan “Tetapi kemudian mereka itu kenyataannya selalu mengumpulkan dunia, mereka tidak mengerti sama sekali”.

Kemudian orang yang mendekati Abu Dzar pun berkata” Ada apa antara engkau dengan saudara-saudarmu dari kalangan orang-orang Quraisy. Mengapa engkau tidak minta bantuan dari mereka sehingga engkau mendapatkan sebagian harta mereka. Abu Dzar menjawab dengan tegas dan lantang :”Tidak ! Demi Tuhanmu, aku tidak akan meminta dunia sedikitpun kepada mereka dan aku tidak akan minta fatwa dari mereka tentang agama, sehingga aku mati bergabung dengan Allah dan RasulNya”.


Sumber

READ MORE - Sosok yang menjauhi nikmat dunia

postheadericon Kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu ?

Pernah suatu hari Rasulullah SAW pulang dari perjalanan jihad fisabilillah. Beliau pulang diiringi para sahabat. Di depan pintu gerbang kota Madinah nampak Aisyah r.a sudah menunggu dengan penuh kangen. Rasa rindu kepada Rasulullah SAW sudah sangat terasa. Akhirnya Rasulullah SAW tiba juga ditengah kota Madinah. Aisyah r.a dengan sukacita menyambut kedatangan suami tercinta. Tiba Rasulullah SAW dirumah dan beristirahat melepas lelah. Aisyah dibelakang rumah sibuk membuat minuman untuk Sang suami. Lalu minuman itupun disuguhkan kepada Rasulullah SAW. Beliau meminumnya perlahan hingga hampir menghabiskan minuman tersebut tiba tiba Aisyah berkata “ Yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu?”. Rasulullah SAW diam dan hendak melanjutkan meminum habis air digelas itu. Dan Aisyah bertanya lagi, Yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu?”Akhirnya Rasulullah SAW memberikan sebagian air yang tersisa di gelas itu Aisyah r.a meminum air itu dan ia langsung kaget terus memuntahkan air itu.Ternyata air itu terasa asin bukan manis. Aisyah baru tersadar bahwa minuman yang ia buat dicampur dengan garam bukan gula. Kemudian Aisyah r.a langsung meminta maaf kepada Rasulullah.

Itulah sebagian dari banyaknya kemuliaan akhlak Rasulullah SAW. Dia memaklumi kesalahan yang dilakukan oleh istrinya, tidak memarahinya atau menasihatinya dengan kasar. Rasulullah SAW memberi kita teladan bahwasanya akhlak yang mulia bisa kita mulai dari lingkungan terdekat dengan kita. Sebuah hadits menyebutkan, “ Lelaki yang paling baik diantara kalian adalah yang paling baik akhlaknya kepada istrinya”. Semoga kita diberi taufik untuk bisa meneladani akhlak Rasulullah SAW

Sumber

READ MORE - Kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu ?

postheadericon Kisah Penuh Hikmah dari Luqman Hakim

Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa pada suatu hari Luqman Hakim telah masuk ke dalam pasar dengan menaiki seekor himar, dan anaknya mengikut dari belakang. Melihat tingkah laku Luqman itu, setengah orang-orang pun berkata, ‘Lihat orang tua itu yang tidak punya rasa kasihan karena anaknya dibiarkan berjalan kaki.”

Setelah mendengarkan desas-desus dari orang-orang maka Luqman pun turun dari himarnya itu lalu diletakkan anaknya di atas himar itu. Melihat yang demikian, maka orang di passar itu berkata pula, “Lihat orang tuanya berjalan kaki sedangkan anaknya enak saja menaiki himar itu, sungguh kurang adab anak itu.”

Mendengar kata-kata orang di pasar itu, Luqman pun terus naik ke atas belakang himar itu bersama-sama dengan anaknya. Kemudian orang ramai kini berkata lagi, “Lihatlah itu dua orang menaiki seekor himar, sungguh sangat menyiksa himar itu.”

Kerana tidak suka mendengar percakapan orang-orang di pasar itu, maka Luqman dan anaknya turun dari himar itu, kemudian terdengar lagi suara orang berkata, “Dua orang kok berjalan kaki, sedangkan himar itu tidak dikenderai, betapa bodohnya mereka”

Dalam perjalanan pulang ke rumah, Luqman Hakim telah menasihatai anaknya tentang sikap manusia dan ocehan mereka, katanya, “Sesungguhnya tidak akan terlepas seseorang itu dari pergunjingan manusia. Dan hanya orang yang berakal yang akan mengambil pertimbangan hanya kepada Allah S.W.T saja. Barang siapa mengenal kebenaran, itulah yang menjadi pertimbangannya dalam setiap urusan hidupnya.”

Kemudian Luqman Hakim berpesan kepada anaknya, katanya, “Wahai anakku, tuntutlah rezeki yang halal supaya kamu tidak menjadi fakir. Sesungguhnya tiadalah orang fakir itu melainkan tertimpa kepadanya tiga perkara, iaitu tipis keyakinannya (iman) tentang agamanya, lemah akalnya (mudah tertipu dan diperdayai orang) dan hilang kemuliaan hatinya (keperibadiannya), dan lebih celaka lagi daripada tiga perkara itu ialah orang-orang yang suka merendah-rendahkan dan meringan-ringankannya.”

SUMBER

READ MORE - Kisah Penuh Hikmah dari Luqman Hakim

Total Tayangan Halaman

Mari Silaturahmi

Follower

My Blog List

Popular Posts

Share